Rabu, 24 Januari 2018

Empat Siswa Hampir Membunuh Seorang Gadis Secara Brutal

Empat Siswa Hampir Membunuh Seorang Gadis Secara Brutal


Empat Siswa Hampir Membunuh Seorang Gadis Secara Brutal

Serangan mengerikan di Provinsi Busan, Korea Selatan, telah menyebabkan kemarahan di seluruh dunia setelah foto korban diungkap secara  online.

Sekelompok siswa sekolah menengah menyerang dan hampir membunuh seorang gadis berusia 14 tahun di Busan, Korea Selatan. Keempat penyerang ditangkap di CCTV menyerang gadis itu dengan pipa logam, sebuah kursi, beberapa botol soju, dan menyalakan rokok. Gadis-gadis itu kemudian memotret korban yang di siram darah setelah serangan tersebut dan mengirimkannya kepada siswa lain untuk membuat tentang apa yang mereka lakukan.

Sementara korban berusia 14 tahun, tiga peyerangnya seusia dengannya. salah satu penyerang berusia 13 tahun. Mereka menyerangnya selama 1 jam 30 menit sebelum meninggalkannya.

BANDARQ - Seorang pejalan kaki melihat gadis muda itu  tergeletak di sisi jalan, berdarah, dan memiliki tutup menutupi wajahnya dia hampir mati nereka membawanya ke rumah sakit tempat dia dirawat dan untungnya diselamatkan.

Foto-foto dirumah sakit mengungkapkan luka yang sangat dalam yang membuat kulit kepalanya terbuka. Dipercaya bahwa potongan itu berasal dari botol sojo yang digunakan untuk memukulnya. wajahnya juga tak bisa dikenali setelah serangan itu. dan bibirnya bengkak sehingga dia tidak bisa makan makanan padat.

Para penyerang berpaling dalam 2 jam setelah serangan tersebut dan mengaku melakukan kejahatan tersebut. ketika di tanya mengapa mereka melakukannya, gadis-gadis itu mengatakan bahwa mereka tidak menyukai sikap korban namun menurut ibu korban, mereka sebelumnya telah menyerang putrinya karena yang terakhir menerima telepon dari salah satu pacar penyerang.

DOMINO 99 - Ibu melaporkan kejadian pertama, tapi hanya menepis polisi Busan. Namun, serangan terakhir sudah terlalu banyak untuk keluarga mereka, karena anak tersebut hampir meninggal akibat serangan tersebut. ibu yang hancur itu memotret putrinya dan membagikannya secara online, untuk membuat kisah putrinya diketahui orang lain. Posting facebook-nya dibaca.

Sebagai posting pergi virus, ribuan netizen menyatakan marha terhadap para penyerang dan polisi busan yang praktis mengabaikan serangan pertama.

Keempat gadis itu ditahan karena serangan mengerikan itu. Namun, anak berusia 13 tahun ini dilindungi UU Remaja dan tidak akan ditahan, namun masih bisa menghadapi dakwaan. Gambar pengganggu juga bocor secara online.DewaPokerQQ
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Sample Text

Copyright © Info Bantuan & Kesehatan | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com