![]() |
| Orangutan Mati Dibantai Tembakan 17 Peluru Dan Tebasan Senjata Tajam |
Orangutan Kalimantan Tengah ( Pongo Pygmaeus Rumbii ) yang ditemukan mati tanpa kepala, Sungai kalahien Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, diduga kuat akibat tembakan senapan angin. Selain itu, dibadannya juga ditemukan sejumlah luka tebusan senjata tajam.
BANDARQ - Autopsi dilakukan oleh tim forensik Polda Kalimantan Tengah, dokter dari Borneo Orangutan Survival Foundation ( BOSF ) dan dari Centre for Orangutan Protection ( COP ) juga BKSDA Kalteng. Tujuannya untuk memastikan penyebab kematian Orangutan janten dewasa itu.
Proses autopsi kemarin dilakukan sekitar 2 jam. Ditemukan 3 luka di leher akibat benda tajam, sehingga leher putus atau kena tebasan, kata Manajer Perlindungan Habitat COP Ramadhani, dikonfirmasi.
Sederetan bukti lainnya hasil autopsi juga ditemukan 17 peluru senapan angin, patahnya 7 tulang rusuk, lambung pecah, jantung luka akibat peluru senapan angin hingga lebam dibagian dada kiri.
Lebam ini akibat benda tumpul hingga tulang rusuk patah. Diperkirakan matinya orangutan ini, sudah 3 hari sebelumnya.
Dijelaskan, orangutan itu dipastikan liar lantaran tidak ditemui mikro chip, sebagaimana yang pernah masuk program rehabilitas. kalau pencernaannya normal. Karena terdapat kulit dan daun-daunan yang belum tercerna sempurna ungkap Ramadhani.
Di sekitar lokasi penemuan bangkai orangutan itu terdapat perkebunan sawit dan juga kegiatan tambang. Kuat dugaan, orangutan nahas itu terlibat konflik dengan manusia.
Jadi, hasil autopsi itu membuktikan kejahatan manusia. Selain tembakan senapan angin, kemudian kepalanya ditebas,
Polda Kalimantan Tengah dibantu bersama dengan tim Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan ( KLHK ) masih memburu pelaku pembantai orangutan malang itu.
DOMINO 99 - Ini momen KLHK dan BKSDA untuk menegakkan hukum. Belajar dari kasus di Kaltim ( Pembantaian orangutan 2011 di Desa Cepak Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur ) warga banyak jadi lebih sadar untuk perlindungan satwa percuma, lebih bagus penindakan dan penegakan hukum itu lebih bagus,
Diketahui, sempat dikira jasad manusia, bangkai satwa orangutan, ditemukan mengembang di sungai Kalahien Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Kondisinya bangkai orangutan itu mengenaskan, tanpa kepala dan tangan nyaris putus. Tidak menunggu lama, bangkai itu dikuburkan bersama warga sekitar setelah dilaporkan ke BKSDA Kalteng. DewaPokerQQ




0 komentar:
Posting Komentar